Welcome the complicated 2014

DP twit Camera 360 Camera 360

CETARRRR.. Siuuuuwww .. dor dor dor… DDDDUUAARRR!!

Begitulah kira-kira bunyi kembang api diatas kertas. Padahal hari ini sudah hari kedua di tahun 2014, namun sampai sekarang saya belum menetapkan secara resmi resolusi saya pada tahun ini. “just let it flow” saya tidak sempat merenungi kekurangan saya ditahun 2013 karena justru kantor saya sedang memasuki peak season akhir Desember hingga April nanti, maklum auditor (meski masih junior). Masih terbawa suasana tahun baru nih, virus hura-hura dan malas-malasan masih saja melanda. Entah mengapa puing-puing semangat kerja pun sulit ditemukan, bahkan sebagian penghuni kantor ini kompak merasa tidak enak badan. Kalau saja ada yang ingin izin pulang karena sakit, sayalah orang pertama yang akan menguatkan niat mereka dengan sepenuh tenaga.

Saya sedang semangat-semangatnya membuat essay bahasa inggris untuk keperluan seleksi suatu konferensi internasional yang ada dipostingan sebelumnya. Tanpa melalaikan pekerjaan saya, sayapun telah menyelesaikan essay tersebut dalam beberapa hari ini. Namun apa konsekwensinya? saya lalai akan tugas kuliah yang sudah menumpuk sejak libur natal tahun 2013.  Dari sekian banyak mata kuliah hanya tiga diantaranya yang cukup membebani saya dan teman-teman lain dengan tugas akhir tahun, yakni  Akuntansi Lanjutan, Akuntansi Internasional, dan Manajemen Keuangan yang total sks mereka adalah 12 sks. Terdapat kurang lebih 15-20 tugas dari tiga mata kuliah ini yang tentu saja harus saya selesaikan, jika diberi kelonggaran pun setidaknya sebelum Ujian Akhir Semester (UAS) harus sudah dikumpul, dan saya akan mulai UAS pada tanggal 15 Januari nanti. Belum lagi harus mengumpulkan tugas mata kuliah Seminarisasi Akuntansi yang mengharuskan membedah jurnal-jurnal internasional tentang suatu topik dibidang akuntansi dan menyusunnya menjadi semacam skripsi Bab 1 dan Bab 2.  Ya allah semester ini terasa lebih berat …

Saya sebagai mahasiswa kreatif senantiasa ngebanyol mengalihkan perhatian dosen saat ia sedang mengingatkan akan deadline suatu tugas, contohnya waktu pertemuan terakhir sebelum libur Natal dan Tahun Baru 2014, dosen kami yang berinisial NC memberikan sederet tugas dan meyakinkan kami bahwa “Kalian harus pelajari itu loh, itu masuk ujian” saya sontak nyeletuk “Yahhh.. natalan pak, gak bisa kerjain tugas” “Loh kamu kan gak natalan” “Saya menghormati teman-teman kristiani pak, masak natal yang setahun sekali harus hilang kekhidmatannya karena tugas dari bapak. Karena mereka gak bisa kerjain tugasnya saya juga pak” dan seisi ruanga kelas pun bertepuk tangan… Bapak dosen hanya geleng-geleng kepala kehabisan kata-kata. Sifat saya yang pemberontak alami memang kerap bersikap kritis, namun dengan niat bercanda, atau niat serius yang dibawa bercanda. hahaha… Yang jelas tidak ada dosen yang marah, karena mereka tahu niat saya hanya untuk mencairkan suasana kelas.

Kebetulan sekarang saya sedang sms-an sama teman kampus yang lagi khawatir karena belum mengerjakan tugas Akuntansi Internasional yang deadline sore ini jam 6. Dia ini laki-laki, gamers pulak, masa khawatir sama hal beginian.:/ Teman-teman saya memang menjuluki saya risk-taker, santai dalam menghadapi apapun walau kesalahannya sebesar apapun. Besok saya akan kabari apa yang terjadi malam ini dikampus (now i take evening class at campus). Saya yakin saya bisa menyelesaikan tugas yang sama sekali belum dikerjakan ini, ataupun mengulur waktu deadline. wait me yaa..

bersambung…

Apa yang terjadi pada kuliah 2 Januari kemarin? Saya keluar dari kantor 17.05, dengan jalanan yang macet saya pun sampai pukul 17. 35 dikampus yang berjarak kurang lebih 10 Km dari tempat kerja. Setelah cuci muka menggunakan pembersih wajah, semprot parfum kanan kiri, saya pun langsung menuju kantin untuk makan sambil mengerjakan tugas yang deadline. Maklum rumah saya berjarak 17 km dari kantor, tidak ada cukup waktu untuk pulang sekedar makan ataupun mandi. Setiap teman yang saya jumpai diwilayah kampus saya tanya “Tugas Akuntansi Internasional Sudah?” dan 90% dari mereka sudah mengerjakan. Mendengar hasil survey tersebut dengan sigap saya pun langsung bertindak, tidak perlu saya ceritakan bagaimana prosesnya karena teman-teman mahasiswa pasti tahu bagaimana cara menyelesaikan 2 tugas hitungan yang berlembar-lembar jawabannya dalam kurang dari 20 menit. Tepat pukul 18.00 saya sudah berada dikelas, kedatangan saya sudah ditunggu-tunggu oleh seisi kelas. Bukan karena mereka kangen saya sih, tapi karena saya bersama kelompok mendapat giliran presentasi tentang Internal & External Auditing in International Environment . Bla bla bla… presentasi selesai dengan baik, dan tentu saja saat giliran saya cuap-cuap didepan kelas suasana kelas lebih tenang dibanding saat yang lain sedang kebagian presentasi. Entah mereka segan atau takut sama saya, yang jelas saat ada yang bersuara agak keras maka mata saya tertuju pada mereka diiringi suara yang lebih lantang saat menjelaskan materi. Seakan saya dosen killer dan mereka mahasiswa bandelnya. Dan asal teman-teman tahu, tugas yang sudah saya ‘kerjakan’ dengan buru-buru hingga tangan pegal dan jari penyot-penyot karena memegang pena terlalu keras TIDAK DIKUMPUL. Oh d**m!  Ini tandanya Allah sayang banget saya makanya tugas yang nyalin tidak berguna, ujung-ujungnya harus dipelajari lagi dirumah.

oke that’s all about my first complicated thing at the beginning of 2014, see u at the other story. Thanks for reading and assalamu’allaikum wr.wb🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s