Hikmah dalam film Perahu Kertas adalah Jodoh Perlu diperjuangkan

radar neptunus

Afternoon readers,

Sore yang cerah (a.k.a panas) saya terduduk sendiri dipojok ruangan. Maklum, kantor sempat heboh gara-gara korsleting listrik hingga seantero kantor bau terbakar. khawatir terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, saya mendekati pintu keluar gedung dan mengetik posting ini.

Ceritanya kemarin saya baru nonton film perahu kertas yang dibintangi oleh Maudy Ayunda, Adipati Dolken, dan Reza Rahardian. Sebenarnya film ini tayang sudah sangat lama, kalau tidak salah tahun 2012. Namun saya kurang tertarik menonton film Indonesia di bioskop (karena pasti selang beberapa bulan akan muncul di layar kaca). Intinya saat itu saya sedang ada waktu luang, maka saya putuskan untuk menonton film yang menurut saya bagus, namun belum sempat nonton tersebut.

Maudy berperan sebagai Kugi, seorang yang unik, kreatif, berimajinasi tinggi, dan berbakat dibidang sastra. Dolken-ku (asli banget saya ngefans sama ni orang) berperan sebagai Keenan, sahabat Kugi yang hobi dan berbekat dibidang seni lukis. Nah ada lagi satu pangeran si Reza berperan sebagai Remi, yaitu pacar Kugi di dunia kerja.

Pada intinya, sejak masa kuliah Kugi dan Keenan saling mencintai namun tak pernah memberitahu satu sama lain. Hingga pada saat masa dewasa mereka telah memiliki pasangan masing-masing. Kugi berpacaran dengan Remi (bos kugi ditempat kerja), sedangkan Keenan berpacaran dengan Lude (gadis bali yang menemani hari-hari keenan selama menjadi pelukis di Bali).

Entah mengapa, saya sangat meresapi karakter Kugi ini. Berbagai kesamaan sifat saya dan karakter ini membuat saya menonton setiap adegan dengan hati. Imajinasi yang tinggi, minat dibidang sastra, pengalaman memendam perasaan, mengorbankan perasaan diri sendiri demi kebahagiaan orang lain, memaksanakan cinta hanya karena tidak ingin mengecewakan “seseorang” yang sebenarnya tidak kita cintai. YA SEMUA ITU SAYA PERNAH DAN SEDANG ALAMI.

Ketika waktu mengungkap semuanya, mengungkap rahasia hati yang disembunyikan rapat-rapat oleh Kugi dan Keenan, banyak perasaan yang tersakiti. Remi yang baru menyadari ternyata pacar yang sangat ia cintai menjalin hubungan dengannya tidak dengan cinta tulus. Lude yang baru menyadari bahwa bagi keenan selama ini dia hanya berada dibawah bayang-bayang Kugi.

Sakit!! ya, semua merasakan sakit pada waktu itu. Namun setelah hujan timbul pelangi (kiasan). Maksud saya setelah banyak pihak tersakiti, justru mereka menemukan orang yang tulus mencintai mereka dengan hati. Remi akhirnya menjalin hubungan dengan teman kerja yang telah lama mendambakannya, Lude menjalin cinta dengan teman Bali yang telah lama mengaguminya, dan Kugi dan Keenan pun bersatu hingga ke jenjang pernikahan.

Meski Kugi dan Keenan saling memendam perasaan, saling mengorbankan perasaan demi kebahagiaan orang lain, namun toh di akhir cerita mereka bersatu jua. Tapi proses yang mereka lalui untuk berakhir bahagialah yang paling menjadi pelajaran. Berikut poin-poin yang saya simpulkan:

  1. Janganlah memendam perasaan cinta kepada seseorang, NYATAKAN!
  2. Janganlah mengorbankan perasaan sendiri hanya karena perasaan tidak enak atau ingin membahagiakan orang lain. Jika tidak cinta maka TINGGALKAN!
  3. Jika seseorang yang kau cinta meninggalkanmu, maka relakan. Dengan seseorang yang mencintaimu akan menemukanmu
  4. Jika kalian sudah menemukan orang yang memberikan segalanya kepada kalian TANPA DIMINTA, maka itu berarti kalian telah menemukan orang yang PANTAS. Namun hal ini harus dua arah, baik dari sisi wanita dan pria. Bisa saja sang pria menganggap telah menemukan wanita yang tepat, namun apakah sang wanita juga merasa demikian?

Sekian hikmah yang dapat saya tangkap dari film Perahu Kertas 1 dan 2. Meski sangat telat dari segi penayangan film sampai saya posting tulisan ini, namun saya harap rekan-rekan mampu memahami poin-poin yang saya uraikan diatas.

Now it’s 5 o’clock and I’ll go home without any doubt! See you.. Assamalu’allaikum readers, good evening!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s