Dr. Zakir Naik: Kesalahan Umum Umat Muslim di Bulan Ramadhan

Assalamu’Allaikum Wr. Wb.

Penat dengan project audit, saya refreshing sejenak untuk mendengar tausiyah Dr. Zakir Naik di youtube. Saat mendengar topik ini, saya merasa hal ini sangat penting untuk diketahui muslim yang lain. Maka saya tuangkan dalam bentuk tulisan. Let’s check this out! Selamat membaca, semoga bermanfaat. (Maaf kalau typo, waktu terbatas untuk mengetik sambil menonton youtube)

Capture

KESALAHAN KATEGORI 1 – Kesalahan yg berkaitan dengan aturan dan peraturan wajib puasa.

  1. Sering tidak membaca niat
  2. Setelah azan subuh dimulai, masih terus makan. Padahal sebenarnya saat azan subuh dimulai, saat makan sahur telah habis.
  3. Menunda pembayaran Zakat. Sering membayar setelah solat idul fitri, padahal itu akan menjadi sedekah biasa.

 

KESALAHAN KATEGORI 2 – Kesalahan yg bertentangan dengan sunnah puasa

  1. Melewatkan sahur
  2. Sahur terlalu cepat, 1 atau 2 jam sebelum fajar. Padahal Nabi bersabda:”Kita harus menunda sahur selambat mungkin” Kita melakukannya hanya sebelum waktu fajar.
  3. Menunda untuk berbuka. Nabi bersabda “Orang2 akan berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka puasa”. Itu berarti segeralah berbuka setelah terbenamnya matahari.
  4. Membaca doa yang tidak autentik selama berbuka. Doa yang paling autentik selama puasa adalahUntitled

Yang artinya “Telah hilang dahaga, urat-urat telah basah, dan telah diraih pahala, insya allah”

  1. Beberapa orang ketika membaca do’a ini untuk berbuka puasa, mereka mengucapkannya sebelum berbuka puasa. Padahal berdasarkan artinya, harus diucapkan setelah kita makan, minum, dan kita merasa cukup. Setelah beberapa menit berbuka puasa, amka kita bisa mengucapkan doa ini.
  2. Banyak umat muslim makan berlebihan selama berbuka puasa, dan banyak dari mereka bahkan makan sepanjang malam.
  3. Banyak dari umat muslim melalaikan tarawih. Karena tarawih tidaklah terlalu fardhu (wajib), mereka pikir tidak masalah jika seorang muslim meninggalkan tarawih. Padahal meskipun tarawih tidaklah wajib, namun itu adalah sunnah yang sangat penting. Dan muslim yang meninggalkan tarawih akan kehilangan pahala yang sangat besar.

8.Banyak muslim yang melakukan taraeih, mereka melakukan bacaan yang sangat cepat. Mereka mencoba untuk menyelesaikan dalam waktu singkat dan mengabaikan tujuannya. Sebenarnya kamu harus membacanya pada kecepatan yang moderat (sedang) sehingga orang mengerti dan memahami wahyu Allah swt.

  1. Mereka yang pergi I’tikaf di masjid, banyak dari mereka bersosialisasi selama I’tikaf. Seolah-olah itu adalah waktu untuk bertemu orang-orang dan teman-teman. Ini benar-benar bertentangan dengan sunnah.
  2. Banyak Muslim beranggapan bahwa “Lailatul Qadar” adalah pada malam ke-27 di bulan Ramadhan. Dan mereka hanya beribadah pada Allah pada malam itu. Sebenarnya Nabi Muhammad s.a.w. bersabda “Carilah Lailatul Qadar dimalam ganjil pada 10 hari terakhir” bisa jadi, 21 ,23,25,27 atau 29

11 Mereka menghabiskan waktu dibulan ramadhan dengan pekerjaan yang tidak produktif, dibandingkan dengan berzikir beribadah kepada Allah. Mereka harus menghabiskan waktu mereka selain melakukan shalat wajib, juga shalat sunnah.

12 Mereka harus berdo’a

13 Mereka harus meminta ampunan

14 Mereka harus membaca Al-qur’an sebanyak-banyaknya agar mendapatkan berkah dari Allah s.w.t.

  1. Mereka berpuasa dan menahan dirinya dari lapar, tetapi mereka tidak menyiapkan mentalnya untuk berpuasa. Mereka seolah-olah hanya kelaparan. Tetapi tujuan utama berpuasa untuk memperoleh ketaqwaan, amlah tidak diperolehnya.

 

KESALAHAN KATEGORI 3A – BERKAITAN DENAGN MENGABAIKAN TUGAS WAJIB DALAM ISLAM

  1. Banyak muslim tetap terjaga semalam penuh. Mereka sahur lebih awal, dan tidak melakukan shalat subuh. Meninggalkan solat subuh adalah dosa.
  2. Banyak dari mereka karena terjaga sepanjang malam, tidur sepanjang hari dan bahkan meninggalkan shalat dzuhur dan ashar. Hal ini merupakan dosa besar. Mereka mencoba untuk mendapatkan berkah, namun meninggalkan tugas wajib yang benar-benar dilarang.
  3. Banyak Muslim yang tidak mengeluarkan zakat, padahal ia berkewajiban. Zakat merupakan salah satu pilar dalam islam. Dimana setiap Muslim yang mempunyai simpanan/harta yang mencapai batas nisaab yaitu senilai 85 gram emas, harus mengeluarkan zakat sebesar 25% dari simpanan tersebut. Zakat mal ini dihitung setiap tahun.
  4. Sebagian besar Muslim yang memberikan zakat, tapi tidak menghitung zakat dengan benar.

 

KESALAHAN KATEGORI 3B – TERLIBAT DALAM HAL-HAL YANG DILARANG (Kesalahan ini dilarang tidak hanya dibulan ramadhan. Kita harus berhati-hati untuk menghindari hal ini, namun di bulan ramdhan kita harus LEBIH berhati-hati.

  1. Berburuk sangka dan bergunjing. Allah berfirman dalam QS Al Hujuraat (49):12 “Orang-orang yang berburuk sangka, mereka adalah orang-orang yang memakan daging saudaranta yang sudah mati.
  2. Berbohong.

3 Menggunakan bahasa yang kasar

4 Menggunakan bahasa vulgar

5 Bergosip

6 Terlibat dalam tindakan keliru

7 Menghabiskan waktu mendengarkan musik dan lagu non-islami

8 Menonton film non-islami

9 membaca majalah non-islami, gambar non-islami

10 Melihat situs situs non-islami

11 Boros

12 Menyisakan banyak makanan

 

KATEGORI  4

1 Terjaga semalam penuh dan tidur disiang hari. Mereka melakukan kegiatan normal di amlam hari dan tidur disiang hari. Mereka merubah siang menjadi malam, dan malam menjadi siang. Dan seluruh tujuan puasa dihilangkan.

2 Malas dan tidak aktif di siang hari
3 menghabiskan waktu sepanjang hari dengan bermain, hiburan, dan game

4 Bermewah-mewah ketika puasa, menghabiskan uang, seringkali pamer

5 Perempuan diminta menyediakan hidangan untuk berbuka dan sahur, sehingga perempuan menghabiskan sebagian besar waktu di dapur. Sebenarnya keluarga harus menghabiskan sebagian besar waktunya untuk mengingat Allah. Jika perempuan lebih banyak berdo’a, Insya Allah laki2 akan mendapatkan manfaatnya, bahkan dosa-dosa mereka akan terampuni.

6 Merenovasi rumah dan kedai mereka di bulan ramadhan, menghabiskan banyak waktu untuk itu daripada mengingat Allah

7 Malam melakukan kegiatan non-produktif, contoh bergaul (bersosialisasi) setelah tarawih

9 Berbelanja

10 Malam banyak makan

11 menghabiskan waktu untuk dandan dan berkeliaran di malam hari

12 10 hari terakhir seharusnya dipakai untuk beribadah secar intensif, namun malah sibuk mempersiapkan Idul Fitri

 

Wassalamu’allaikum Wr.wb.

Endah Riwayatun, 23 Juni 2016, Batam – Indonesia

 

Sumber: Peace TV, translated on youtube Cahaya Islam Channel

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s